BPJAMSOSTEK Klaten Bidik Kepesertaan dari Perangkat Desa

by admin
0 comment

Klaten.co – Kepala Bidang Pelayanan sekaligus Pejabat Pengganti Sementara Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Klaten Dian Kusuma Rengganis mengatakan, jumlah kepesertaan dari perangkat desa di Kabupaten Klaten memang belum 100 persen, harapannya tahun ini bisa sampai 100 persen.

Lanjut Dian, hingga saat ini dari 391 desa yang ada di Kabupaten Klaten, tinggal perangkat dari 80 desa yang belum terdaftar pada kepesertaan BPJAMSOSTEK.

“Kepesertaan ini bukan hanya kepala desa tetapi seluruh perangkat. Insyaallah tahun ini terdaftar semuanya, ini sudah banyak yang ingin daftar,” katanya, Jumat (3/7/2020).

Ia mengatakan banyak keuntungan yang dirasakan oleh peserta BPJAMSOSTEK, termasuk langsung menerima manfaat meskipun baru sebentar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Termasuk Kepala Desa Kahuman ini, informasinya almarhum baru didaftarkan dua bulan. Begitu dia sudah terdaftar dan terjadi risiko, langsung dibayarkan manfaatnya,” katanya.

Ia mengatakan sesuai dengan arahan pemerintah, BPJAMSOTEK juga berperan mengentaskan kemiskinan.

“Karena ketika ada anggota keluarga yang meninggal, apalagi beliau tulang punggung kan keluarga yang ditinggalkan pasti akan pincang. Santunan ini bisa bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan, bisa untuk buka usaha kecil dan memenuhi kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan Kantor BPJAMSOTEK Kantor Cabang Klaten Elies Diah Ayu Arwanti mengatakan cakupan kepesertaan tingkat desa yang akan disasar salah satunya lembaga desa, mulai dari BUMDES hingga tingkat RT dan RW.

“Otomatis itu sasaran kami, karena di kabupaten lain segmen ini sudah tercover,” katanya.

Ia mengatakan potensi kepesertaan dari segmentasi tersebut masih cukup besar, yaitu sekitar 6.000 orang.

Ia mengatakan sesuai dengan arahan pemerintah pusat untuk saat ini cakupannya lebih diprioritaskan ke jumlah kepesertaan dan bukan hanya perusahaan besar.

“Memang sasarannya mikro, ini bertujuan untuk menanggulangi meningkatnya angka kemiskinan. Dengan ikut BPJS Ketenagakerjaan, otomatis terlindungi apabila terjadi risiko kematian atau kecelakaan kerja yang ‘unlimited’. Apalagi sekarang kecelakaan kerja tidak ditanggung lagi oleh BPJS Kesehatan,” katanya.

Related Posts

Leave a Comment