Hasil Survey : Elektabilitas Gubernur Jateng Ungguli Prabowo Subianto

by admin
0 comment

Klaten.co – Lembaga survei New Indonesia Research & Consulting menyatakan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungguli Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Elektabilitas Ganjar sebesar 17,1 persen, disusul Prabowo 16,5 persen,” kata Direktur Eksekutif New Indonesia Research & Consulting Andreas Nuryono di Jakarta belum lama ini.

Sebagai catatan, elektabilitas gubernur Jawa Tengah itu sebelumnya di angka 14,3 persen. Sedangkan Prabowo mengalami penurunan dari 18,9 persen, posisinya melorot ke urutan kedua dengan selisih 0,6 persen dari Ganjar.

“Kiprah kepala daerah terutama pada masa pandemi COVID-19 masih menjadi alasan kuat publik untuk memberikan dukungan elektoral,” tungkas Andreas.

Daftar elektabilitas versi New Indonesia Research & Consulting :

Ganjar Pranowo – 17,1 persen

Prabowo Subianto – 16,5 persen

Ridwan Kamil – 12,3 persen

Anies Baswedan – 8,7 persen.

Sandiaga Uno – 7,4 persen

Khofifah Indar Parawansa – 4,2 persen

Agus Harimurti Yudhoyono – 2,3 persen

Tri Rismaharini – 1,4 persen

Erick Thohir – 1,1 persen

Mahfud MD – 1,0

“Wajah baru muncul dengan kehadiran Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha yang berhasil menembus posisi 8 besar dengan elektabilitas 1,8 persen,” kata Andreas.

Giring menjadi sosok alternatif yang layak diperhitungkan, di tengah deretan nama-nama yang sudah populer sebelumnya.

Pemilih muda dari kalangan milenial dan generasi Z, menurut Andreas, menjadi ceruk potensial bagi Giring untuk mendulang dukungan.

Tampilnya Giring juga menggerus elektabilitas sejumlah tokoh dalam survei sebelumnya, seperti Puan Maharani dan Susi Pudjiastuti menjadi di bawah 1 persen. Masih ada pula responden yang tidak tahu/tidak menjawab sebanyak 22,1 persen.

Survei New Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 15-25 September 2020, dengan sambungan telepon kepada 1.200 orang responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error ±2,89 persen, tingkat kepercayaan 95 persen.

Related Posts

Leave a Comment