Mau ikut uji coba KRL relasi Solo-Jogja? Begini caranya

by admin
0 comment

Klaten.co – KAI Commuter Indonesia akan melakukan uji coba Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Solo-Jogja, mulai tanggal 1 – 10 Februari mendatang. Bagi masyarakat umum yang berkeinginan mengikuti uji coba KRL harus mendaftar dulu, sebelum datang ke stasiun untuk mengikuti perjalanan uji coba KRL.

Saat ini, mulai 20 hingga 31 Januari 2021 sudah melakukan uji coba, tapi hanya untuk kalangan terbatas. Uji coba dilakukan setelah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menyelesaikan program elektrifikasi di lintas Jogja-Solo.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, bagi masyarakat umum yang kepingin mengikuti uji coba KRL harus mendaftar dulu, sebelum datang ke stasiun untuk mengikuti perjalanan uji coba KRL.

“Pendaftaran menggunakan aplikasi KRL Access yang diunduh melalui Playstore pada ponsel Android atau Appstore pada ponsel iOS,” katanya, Minggu (24/1).

Usai mengunduh, ikuti langkah untuk mengaktifkan akun Anda di KRL Access. Bagi yang ingin mengikuti uji coba dapat mengakses menu “AMBIL ANTRIAN” pada aplikasi ini.

Menu ambil antrian akan aktif mulai pukul 00:00 WIB setiap harinya, sehingga pendaftaran untuk ikut uji coba hanya dapat dilakukan pada hari yang sama dengan rencana warga mengikuti perjalanan uji coba KRL.

Selanjutnya pada menu ambil antrian, bila kuota peserta masih tersedia, calon peserta dapat memilih stasiun keberangkatan dan jadwal KRL uji coba yang hendak dinaiki. Pada pilihan jadwal tertera waktu untuk boarding (waktu mulai masuk gate stasiun), dan waktu keberangkatan kereta.

Kemudian lakukan konfirmasi pilihan keberangkatan, dan pastikan muncul tampilan mengkonfirmasi telah berhasil mengambil antrian.

“Untuk mengikuti uji coba pada jadwal yang telah dipilih, pastikan datang sesuai waktu boarding dan keberangkatan. Saat memasuki rentang waktu untuk boarding, buka menu “CHECK IN”. Setelah masuk pada menu ini, akan ada tampilan dengan warna dominan hijau yang menandakan dapat masuk stasiun dan rangkaian KRL uji coba,” jelasnya.

Dikatakan, satu antrian hanya berlaku untuk satu orang. Sehingga apabila tiga calon peserta hendak pergi bersama, maka ketiganya harus memiliki antrian yang sukses dan sesuai pada aplikasi KRL Access di masing-masing telepon selulernya. Satu antrian juga berlaku untuk satu perjalanan, tidak berlaku pulang pergi.

“Sehingga bila hendak mengikuti uji coba pulang pergi, pastikan telah mengambil antrian untuk dua perjalanan, perjalanan pergi dan perjalanan pulang,” jelasnya.

Selain memiliki jatah kuota/antrian untuk mengikuti perjalanan KRL Uji Coba, calon peserta/penumpang juga wajib memiliki tiket sesuai untuk naik KRL. Masyarakat dapat menggunakan Kartu Multi Trip (KMT), yang dengan mudah didapatkan di seluruh loket stasiun dengan harga Rp 30.000, sudah termasuk saldo Rp 10.000.

Selain KMT, masyarakat juga dapat menggunakan kartu uang elektronik dari bank yang sudah bekerja sama KAI Commuter yaitu Emoney Mandiri, BRIZZI BRI, Tap Cash BNI, dan Flazz BCA. Setiap KMT atau kartu uang elektronik bank juga hanya berlaku untuk satu orang. Pada masa uji coba, tarif perjalanan yang dikenakan adalah Rp 1 untuk setiap perjalanan.

“Lewat uji coba ini diharapkan KAI Commuter sebagai pengelola dapat masukan dari masyarakat luas untuk terus memaksimalkan layanan KRL Yogyakarta-Solo agar dapat menjadi pilihan transportasi terbaik bagi penglaju di wilayah Jogja, Solo, dan sekitarnya,” kata dia.

Perjalanan KRL Solo-Jogja rencananya 20 perjalanan atau 10 kali PP (pergi pulang) dengan waktu tempuh sekitar 58 menit. KRL akan melintas di sebelas. Mulai dari Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Prambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari hingga Solo Balapan.

Related Posts

Leave a Comment