Mendag Serahkan Donasi ‘Kemendag Peduli’ di DIY

by admin
0 comment

Klaten.co – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyalurkan donasi bantuan “Kemendag Peduli” kepada pemerintah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang diwakili Gubernur DIY Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta pada Kamis (2/7).

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata Kementerian Perdagangan dalam mendukung dan memfasilitasi pedagang pasar rakyat dalam menghadapi pandemi Covid-19 di era new normal agar pedagang pasar rakyat dapat terus berjalan,” ujar Mendag.

Mendag menjelaskan Kemendag Peduli merupakan satuan tugas yang dibentuk Kementerian Perdagangan atas inisiasi para pegawai untuk membantu menanggulangi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Donasi diperoleh dari berbagai pihak, di antaranya dari Pejabat Eselon I, Eselon II, dan perwakilan perdagangan di luar negeri. Selain itu, donasi juga berasal dari asosiasi pelaku usaha dan beberapa institusi yang menitipkan donasi berupa bantuan alat kesehatan obat-obatan, barang kebutuhan pokok, dan bantuan dana untuk disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Bantuan donasi Kemendag Peduli telah disalurkan ke beberapa daerah antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. “Untuk mendukung tenaga medis di garis depan, Kemendag Peduli memberikan donasi berupa alat pelindung diri (APD), alat kesehatan, barang kebutuhan pokok serta sejumlah dana yang semoga dapat sedikit membantu perjuangan para tenaga medis di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Mendag.

Selain donasi, lanjut Mendag, Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri juga telah melakukan re-focusing dan realokasi anggaran untuk penanggulangan Covid-19, berupa bantuan alat dan sarana kesehatan untuk pedagang dan pembeli di 157 pasar rakyat di seluruh Indonesia dengan total anggaran sebesar Rp5,4 miliar.

Khusus untuk Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta telah dialokasikan untuk tujuh pasar rakyat.

Mendag juga mengungkapkan, Covid-19 telah berdampak pada unit-unit usaha kecil, salah satunya para pedagang di pasar rakyat. Untuk itu, Kementerian Perdagangan terus mendorong beroperasinya pasar rakyat dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Pengelola pasar, pedagang, dan pembeli harus disiplin dalam mentaati dalam mengimplementasikan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, khususnya untuk menjaga kesehatan dan keselamatan pedagang dan konsumen.

“Diharapkan masyarakat dapat berbelanja secukupnya karena Kementerian Perdagangan menjamin ketersediaan pasokan dan stok barang kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau. Masyarakat diharapkan harus tetap menjaga kesehatan dan produktif seperti sedia kala dan agar bangsa kita segera terbebas dari pandemi ini,” pungkas Mendag.

Sementara itu, Sultan Hamengku Buwono X mengapresiasi Kementerian Perdagangan yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat Yogyakarta.

“Kita perlu bergerak cepat untuk dapat beradaptasi saat memasuki era new normal, sehingga segera lepas dari pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Related Posts

Leave a Comment