Perbandingan Jumlah Harta Kekayaan Cabup Klaten dengan Cawalkot Solo

by admin
0 comment

Klaten.co – Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jumat (25/9/2020) total harta Calon Bupati Klaten dalam Pilkada 2020, Arif Budiyono (ABY) tercatat Rp 42 miliar tepatnya Rp42.227.000.000.

Jumlah tersebut mengungguli harta kekayaan Calon Wali Kota Solo dan juga anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka yang sebesar Rp 21,1 miliar.

Seperti diketahui, Arif Budiyono merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).  ABY memiliki sejumlah kekayaan berupa Tanah dan Bangunan senilai Rp 42.000.0000, Tanah dengan luas 5746 meter persegi di Bandung Barat senilai Rp 10.000.000.000, Tanah dengan luas 7500 meter persegi di Kota Jakarta Selatan senilai Rp 22.000.000.000 dan Tanah dan bangunan seluas 250 m2/500 m2 di Kota Jakarta Selatan senilai Rp 10.000.000.000.

Calon Bupati Klaten dalam Pilkada 2020, Arif Budiyono (ABY)

Kemudian, Alat Transportasi dan Mesin senilai Rp 14.000.000, Motor Honda XIB02N04LO (2016) senilai Rp 8.000.000, Motor Honda XIB02N04LO (2016) senilai Rp 6.000.000.

Selain itu, ABY juga memiliki harta bergerak senilai Rp50.000.000, serta kas dan setara kas Rp163.000.000. ABY terlihat tidak memiliki surat berharga hingga tidak memiliki hutang.

Sementara itu, Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memiliki harta kekayaan sebesar Rp 21,1 miliar atau tepatnya Rp 21.152.810.130. Untuk harta kekayaan pesaingnya, Bagyo Wahyono hanya Rp 1,9 miliar atau tepatnya Rp 1.987.550.304.

Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka

Baca juga : Jadi Peserta Pilkada Solo Terkaya, Ini Kata Gibran

Hal itu terangkum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Untuk Gibran, harta kekayaannya menembus angka Rp 21.152.810.130 dengan rincian sebagai berikut, harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp 13.400.000.000, di antaranya tanah di Kota Bengawan dan dua bidang tanah di Kabupaten Sragen.

Alat transportasi dan mesin mencapai Rp 682.000.000 yaitu 2 Toyota Avanza (2016 dan 2012), Isuzu Panther (2012), Dihatsu Grand Max (2015), dan Mitsubishi Pajero Sport (2016), Honda Scoopy (2015), Honda CB-125 (1974) dan Royal Enfield (2017).

Gibran juga memiliki kekayaan di bidang harta bergerak lainnya Rp 260.000.000.

Harta setara kasnya mencapai Rp 2.154.396.134. Meski tak dijelaskan secara rinci, di kolom harta lainnya, ia mempunyai harta senilai Rp 5.552.000.000.

Selain harta itu, ternyata disebutkan dalam LHKPN, Gibran juga tercatat memiliki hutang sebesar Rp 895.586.004.

Sementara wakilnya, harta Teguh mencapai Rp 1.231.150.999 per Maret 25 Maret 2019. Kekayaan itu meliputi aset tanah dan bangunan senilai Rp 800 juta.

Dengan luasan tanah seluas 207 meter persegi dan bangunan seluas 18 meter persegi di Kabupaten Wonogiri.

Selain itu, Teguh tercatat memiliki kekayaan berupa alat transportasi seperti motor Suzuki JT 185 cc tahun 1976 senilai Rp 2.500.000 dan mobil H-RV tahun 2016 senilai Rp 300 juta.

Sementara untuk harta KAS dan setara KAS senilai Rp 8.650.999, serta harta lainnya Rp 120 juta. Teguh tercatat tidak memiliki harta bergerak dan surat berharga.

Kemudian, harta kekayaan Calon Wali Kota Solo Bagyo Wahyono berdasarkan data LHKPN KPK, hartanya menembus angka Rp 1.987.550.304 dengan rincian sebagai berikut, Tanah dan bangunan sebesar Rp 1.700.000.000 seluas 215 m2 di Solo

Alat transportasi dan mesin Rp. 280.000.000, di antaranya mobil Daihatsu Xenia (2009) Rp  75.000.000, Honda CR-V RM3 2WD 2.4 (2013) Rp. 175.000.000, motor Yamaha BJ8 W (2017) Rp 12.000.000, motor Yamaha 2DP-R (2018) Rp 18.000.000. Setara kas sebesar Rp 7.550.304

Untuk hutang, Gibran memiliki hutang senilai Rp 895.586.004, Bagyo sendiri tak sepeserpun menanggung hutang.

Related Posts

Leave a Comment