DPD II Golkar Coret One Krisnata Sebagai Cabup di Pilkada 2020

by admin
0 comment

Klaten.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Klaten,┬átelah mencoret One Krisnata sebagai calon bupati (cabup) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

DPD II Partai Golkar merasa telah dicederai One. Hal ini menyusul dilangsungkannya deklarasi secara sepihak oleh One saat menggandeng politikus PKS, Muhammad Fajri, di Hotel Galuh Kecamatan Prambanan beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, sebelum deklarasi berlangsung, DPD II Partai Golkar masih menjalin koalisi dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Klaten yang dipimpin One Krisnata. Mulanya, One bakal menggandeng politikus Partai Golkar, Endang Srikarti Handayani sebagai calon wakil bupati (Cawabup).

Namun, One akhirnya menjatuhkan pilihan cawabup ke Muhammad Fajri. Pasangan One Krisnata-Muhammad Fajri disebut ORI.

Baca juga: Deklarasikan Maju di Pilkada 2020, Pasangan ORI Siap Beri Perubahan Klaten Lebih Baik

“Kami sudah merapatkan barisan setelah ditinggal One. Dalam satu pekan ini, kami akan melakukan lobi politik ke cabup petahana (Sri Mulyani) dan cabup Mas Arif. Kami masih bisa kedua-duanya. Tapi kami sudah tidak bisa kembali ke Pak One,” kata Wakil Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) DPD II Partai Golkar Klaten, Triyono, Senin (6/7/2020).

Kata Triyono, Partai Golkar Klaten akan tetap menjadi partai pengusung di Pilkada 2020. Sebaliknya, Partai Golkar Klaten tidak ingin menjadi partai pendukung di Pilkada 2020.

“Apa pun caranya, kami ingin mengusung. Partai Golkar adalah partai terbesar kedua di Klaten. Nanti dilihat bersama, ada yang akan membuka hati enggak untuk Partai Golkar,” katanya.

Baca juga: Golkar Keluar Koalisi, Pilkada Klaten Panas!

Sebagaimana diketahui, One Krisnata selaku ketua Partai Demokrat Klaten sekaligus calon bupati (cabup) di Pilkada 2020 telah menggandeng politikus PKS, Muhammad Fajri sebagai cawabup-nya.

Pasangan calon (paslon) ORI ini diusung tiga partai politik (parpol) parlemen di DPRD Klaten, yakni Partai Demokrat (tiga kursi), PKS (lima kursi), dan Partai Gerindra (lima kursi).

Jumlah 13 kursi yang dikantongi ketiga parpol itu dinilai telah cukup mendaftarkan ORI di Pilkada 2020. Jumlah minimal parpol atau gabungan parpol di Klaten yang ingin mendaftarkan paslon di Pilkada 2020 yakni 10 kursi.

Sementara itu, One menegaskan Partai Golkar masih berada di kubunya. “Golkar masih bersama kami,” katanya, Sabtu (27/6/2020).

Pilkada Klaten 2020 berpeluang besar diikuti tiga paslon. Selain ORI, juga terdapat Sri Mulyani-Aris Prabowo yang diusung PDIP Klaten dengan 19 kursi dan Arif Budiyono-Harjanta yang diusung PAN (empat kursi), PKB (empat kursi), PPP (dua kursi), Partai Nasdem (satu kursi). (Solopos)

Related Posts

Leave a Comment