Menyikapi Puluhan Kader yang Mendukung Gibran, DPC PDIP Solo Tidak Grusa-grusu

by admin
0 comment

Klaten.co – Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa menyampaikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo memilih menunggu sejauh mana kiprah sejumlah kader dan pengurus partai yang mendukung Gibran Rakabuming Raka sebagai cawali di Pilkada Solo.

“Ada batas-batas yang tidak boleh dilanggar oleh pengurus atau struktur organisasi PDIP,” katanya dilansir Solopos.com, Jumat (26/6).

Menurutnya, DPC PDIP Solo tidak akan grusa-grusu dalam menyikapi pernyataan sikap puluhan kader itu yang mendukung Gibran yang tidak sesuai dengan keputusan DPC PDIP tersebut.

Seperti diketahui, DPC PDIP Solo mengusulkan duet Achmad Purnomo-Teguh Prakosa sebagai cawali dan cawawali pada Pilkada 2020.

“Ya nanti kita akan melihat dulu sampai sejauh mana, aturan partainya seperti apa. Sekarang ini kan era kebebasan berdemokrasi. Itu kan dalam tanda kutip sulit untuk… Orang bicara itu kan kebebasan berdemokrasi. Wong jenenge wae Partai Demokrasi Indonesia. Masa bersuara berbeda tidak boleh, nah nek ngono kan repot,” tutur dia.

Teguh tidak menampik puluhan orang mengatasnamakan Komunitas Pejuang Demokrasi yang mendukung Gibran itu merupakan kader PDIP Solo. PDIP belum pernah mencabut status keanggotaan mereka.

“Kami juga tidak pernah mencabut KTA mereka dan sebagainya. Mengatasnamakan kader itu hak mereka,” jelas Teguh.

Tapi Teguh menyatakan proses penjaringan cawali-cawawali oleh DPC PDIP Solo sudah selesai dan tinggal menunggu keputusan DPP PDIP. Bila memang rekomendasi sudah turun, DPC PDIP Solo akan menindaklanjuti dengan mekanisme berikutnya.

“Kami tidak nggege mangsa. Kami komitmen sesuai yang disampaikan ke DPP,” kata dia.

Teguh pun mengatakan PDIP Solo tidak bisa berbuat banyak apabila ada kader partai yang mengingkari hasil rapat konsolidasi mengusung duet Achmad Purnomo-Teguh Prakosa (Puguh).

Tapi situasinya berbeda apabila mereka merupakan pengurus atau struktur di PDIP Solo.

“Lah kalau dia bukan di dalam struktur ya kami belum bisa memutuskan. Kalau yang struktur partai nanti kami akan melihat sejauh mana [perannya], siapa saja yang masuk struktur. Nanti yang struktur partai pasti ada mekanisme sendiri. Tapi yang di luar struktur tidak diatur secara rigid. Nanti kita lihat mekanismenya seperti apa,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah kader PDIP Solo yang mengatasnamakan Komunitas Pejuang Demokrasi PDIP Solo menyatakan dukungan kepada Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wali kota atau cawali di Pilkada 2020.

Sedangkan untuk posisi calon wakil wali kota (cawawali), mereka tidak menunjuk nama tertentu. Mereka hanya meminta DPP PDIP menunjuk kader senior PDIP Solo yang kompeten, kredibel, responsif, loyal, serta berpengalaman di bidang pemerintahan dan politik.

Related Posts

Leave a Comment