Objek Wisata di Klaten Belum Diizinkan Buka

by admin
0 comment

Klaten.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten belum mengizinkan objek wisata dan untuk beroperasi di sejumlah wilayahnya.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Sri Nugroho, mengatakan sejumlah persiapan sudah dilakukan untuk membuka kembali objek wisata dengan ketentuan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Hanya saja, hingga kini belum ada lampu hijau objek-objek wisata boleh beroperasi termasuk objek wisata air meski sudah berhenti operasi sekitar empat bulan terakhir.

Soal wahana kolam renang bisa beroperasi kembali dengan menerapkan protokol kesehatan dan air kolam renang menggunakan disinfekan dengan klorin, Nugroho membenarkan ada salah satu protokol tersebut dari Kementerian Kesehatan.

“Kalau mengacu dengan Kemenkes ya seperti itu salah satu protokol kesehatannya. Tetapi merujuk dari kondisi Klaten saat ini kondisinya masih KLB [kejadian luar biasa]. Oleh karena itu kami meminta petunjuk dari gugus tugas,” kata Nugroho di Setda Klaten, Senin (29/6/2020).

Nugroho mengatakan jumlah total objek wisata di Klaten ada sekitar 41 objek yang dikelola pemkab, pemerintah desa, hingga swasta. Jenis objek wisata tersebut beragam seperti objek wisata alam, religi, serta air.

Sementara, jumlah objek wisata air sekitar 21 objek. “Di Kecamatan Tulung saja ada tiga lokasi dan satu lokasi itu ada tujuh wisata air. Itu saja yang kolamnya besar-besar,” kata dia.

Sementara, Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan dari hasil rapat evaluasi Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Klaten pekan lalu, objek wisata belum diizinkan beroperasi. Namun, dalam pekan ini pemkab berkonsultasi dengan pemerintah provinsi terkait kemungkinkan beroperasinya objek wisata di Kabupaten Bersinar.

“Karena memang rencana mau saya buka tetapi harus ada persiapan-persiapan terlebih dulu. Semoga keadaannya lebih baik dan Disparbudpora sudah saya minta konsultasi ke pemerintah provinsi kalau objek wisata di Klaten dibuka rekomendasinya seperti apa,” kata Mulyani.

Related Posts

Leave a Comment