Targetkan Raup 85 Persen Suara di Pilkada Solo, Ini Strategi Tim Pemenangan Gibran-Teguh

by admin
0 comment

Klaten.co – Tim Pemenangan Gibran-Teguh memasang target meraup 85 persen suara di Pilkada Solo 2020 mendatang. Untuk mencapai target tersebut, pasangan ini memiliki sederet strategi seperti menggandeng juru kampanye kaliber nasional hingga influencer.

“Sejumlah juru kampanye atau jurkam kaliber nasional akan berdatangan di Kota Solo. Para jurkam ini bakal membantu pemenangan pasangan cawali-cawawali Solo yang diusung PDIP dan koalisinya yakni Gibran-Teguh,” kata Ketua Tim Pemenangan Gibran-Teguh, Putut Gunawan, Senin (21/9/2020).

Katanya, beberapa nama yang masuk sebagai jurkam pasangan Gibran-Teguh diantaranya Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, Hasto Kristiyanto, Bambang Wuryanto, Maruarar Sirait, serta anggota FPDIP DPR dari Dapil V Jateng. Mulai dari Aria Bima, Rahmad Handoyo dan Muchamad Nabil Haroen.

Selain itu, seluruh anggota FPDIP DPRD Jateng dari Dapil VII Jateng akan hadir seperti Stephanus Sukirno, Kadarwati, Sumarsono, Hartanto serta Sumarji.

“Beliau bisa hadir atau tidak tergantung kepada kelonggaran jadwal dan prioritasnya,” terang dia.

Selain jurkam dari internal PDIP, menurut Putut sudah ada komitmen dari para pimpinan partai politik (parpol) pendukung untuk aktif dalam kegiatan kampanye Gibran-Teguh. Namun Putut belum mengetahui detail nama tokoh paprol itu.

“Baru saja saya koordinasi dengan kawan-kawan pimpinan parpol, rata-rata pengurus pusat masing-masing parpol minta dihadirkan kalau ada acara di Solo. Tapi secara teknis dan detail nama-nama tokoh ada di beliau-beliau,” urai dia.

Kehadiran tokoh-tokoh besar sebagai jurkam Gibran-Teguh diharapkan Putut berpengaruh kuat untuk mempertebal keyakinan konstituen atau warga. Sehingga, kemenangan Gibran-Teguh optimal.

Dengan komposisi kekuatan yang ada, menurut Putut pasangan Gibran-Teguh optimistis bisa mendapatkan 85 persen suara. Raihan suara sebesar itu dengan asumsi kontribusi parpol pendukung di angka 80 persen dari suara mereka.

“Kalau kami hitung dengan variabel-variabel lain seperti relawan, Jokowi effect, daya tarik paslon, kami optmistis bisa dapat 90 persen. Siasat kami tak lakukan kampanye massa tapi dengan mengoptimalkan influencer,” pungkasanya.

Related Posts

Leave a Comment