Tokoh Agama dan Masyarakat Ponggok Kecam Aksi Pemasangan Spanduk Formas PP

by admin
0 comment

Klaten.co – Lembaga Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten yang terdiri dari pemerintah desa, BPD, BUMDes, tokoh agama, dan tokoh masyarakat mengecam keras aksi pemasangan spanduk bernada protes yang dilakukan oleh Forum Masyarakat Peduli Ponggok (Formas PP).

“Kemarin ada forum yang mengatasnamakan Formas PP yang kurang lebih anggotanya sekitar 30-an orang, sedangkan jumlah warga Desa Ponggok sekitar 2.100 orang, jadi saya sampaikan itu (forum) hanya segelintir masyarakat yang belum puas terhadap program desa maupun keberhasilan yang sudah dicapai Desa Ponggok,” ujar Kepala Desa Ponggok, Junaedi Mulyono, Minggu (05/07/2020).

Diberitakan sebelumnya, beberapa warga yang tergabung dalam Formas PP menggelar aksi pemasangan spanduk bernada protes pada Jumat (03/07/2020) malam.

Spanduk itu dipasang di sejumlah titik sekitar tempat wisata Desa Ponggok. Penasehat Formas PP, Winarno, mengatakan aksi tersebut sebagai bentuk kejengkelan warga. 

Kata Junaedi, oleh dari itu bersama lembaga desa yang terdiri dari pemerintah desa, BPD, kelompok sadar wisata, BUMDes, tokoh agama, dan tokoh masyarakat tidak terima dan membuat maklumat yang intinya siapapun yang merusak citra desa atau menghambat program desa akan berhadapan dengan lembaga desa.

“Tujuan kita adalah kolaborasi membangun desa demi kemakmuran masyarakat. Oleh karena itu bagi yang merasa tidak puas bisa menyampaikan saat musyawarah desa. Disitu ada kelembagaan yang bisa digunakan untuk wadah komunikasi. Bukan justru menggunakan cara-cara jalanan seperti itu. Kami kelembagaan tidak terima sehingga mencopoti spanduk tersebut,” tandasnya.

Menurut Junaedi, Formas PP selama ini belum pernah berbuat atau terlibat langsung dalam pembangunan Desa Ponggok. Namun mereka seolah-olah sudah merasa menjadi pahlawan dan merasa paling benar. Hal ini yang perlu diluruskan.

“Kalau pun di Desa Ponggok ini, kami dari BUMDes dan pemerintah desa ada kekurangan atau kesalahan silahkan menempuh proses hukum, kami siap dan kami menghormati proses hukum,” ujar Junaedi.

Related Posts

Leave a Comment